TUHAN lagi, lagi, dan
lagi aku takut..
Perasaan itu datang lagi
TUHAN..
Perasaan yang kau
hadirkan lagi dihati ini..
Salahkah saat aku
memilih dia??
Salahkah aku
meninggalkan semua perasaan itu dan memilih bersamanya??
Salahkan aku TUHAN??
Pilihan yang aku
putuskan begitu abu2 TUHAN..
Benarkah dialah yang
terbaik untukku??
Benarkan dia adalah
yang aku butuhkan??
Benarkah semua ini
TUHAN??
Pertanyaan itu datang silih
berganti TUHAN..
Sesak dihati ini bukan
karna aku masih mengharapkan kamu..
Semua keputusan sudah
ku buat untuk memilih dia..
Dan aku siap atas semua
konsekuensi nya..
Tapi aku kini berada di
persimpangan TUHAN..
Persimpangan jalan yang
sangat sulit..
Aku ingin berlari dan
pergi dari semua persimpangan ini TUHAN..
Semua terasa sakit dan
menyiksa..
Senyum ku saat
bersamanya semua adalah tanda tanya..
Tanda tanya atas semua
pertanyaan benarkah semua yang aku rasakan untuknya??
Atau justru semua itu
tangis dalam hati ku untuk diri mu..
Aku ingin teriak
TUHAN..
Tapi aku juga ingin
menangis TUHAN..
Salahkah aku TUHAN??
Semua ini akibat
keegoisan ku TUHAN..
Maaf bila aku akhirnya
tidak bisa sepenuhnya bersamanya..
Maaf jika ternyata
masih ada ruang kosong dihatiku untuk mu..
Tapi percayalah bahwa
aku “Menyayanginya karna ALLAH”..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar